BANGUNTAPAN – Pemerintah Kapanewon Banguntapan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kalurahan (LPM Kalurahan) se-Kapanewon Banguntapan. Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kapanewon Banguntapan ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran dan fungsi LPM dalam perencanaan serta pelaksanaan pembangunan di tingkat kalurahan.
Acara ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, S.Sos., MM, yang sekaligus membuka acara dan memberikan sambutan. Selain itu, hadir pula sebagai narasumber Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul, Titis Ajeng Ganis Mareti, S.T, serta Panewu Banguntapan, I Nyoman Gunarsa, S.Psi., M.Psi.
Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Pembangunan Bantul
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bantul, Aris Suharyanta, S.Sos., MM, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya bimtek ini. Beliau menekankan bahwa LPM Kalurahan merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaring aspirasi masyarakat.
"LPM Kalurahan memiliki peran krusial sebagai jembatan antara masyarakat dan pemerintah kalurahan. Melalui bimtek ini, kita berharap kapasitas seluruh anggota LPM meningkat, sehingga mampu mengawal pembangunan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan masyarakat Bantul yang sejahtera," ujar Wakil Bupati.
Penyampaian Materi dan Arahan Kebijakan
Memasuki sesi inti, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi dari para narasumber yang berkompeten di bidangnya:
Titis Ajeng Ganis Mareti, S.T (Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bantul)
Dalam paparannya, beliau menyoroti pentingnya sinergi antara regulasi daerah dengan implementasi di lapangan. Beliau mendorong LPM Kalurahan untuk lebih aktif dan kritis dalam mengawal penganggaran serta program kerja yang berbasis pada kebutuhan riil masyarakat.
I Nyoman Gunarsa, S.Psi., M.Psi (Panewu Banguntapan)
Selaku pimpinan wilayah, Panewu Banguntapan memberikan arahan teknis mengenai penguatan kelembagaan. Beliau menekankan pentingnya komunikasi yang solid di internal LPM serta kolaborasi yang harmonis dengan Pamong Kalurahan dan Badan Permusyawaratan Kalurahan (BPKau).
Harapan Pasca-Kegiatan
Melalui bimbingan teknis ini, para peserta yang terdiri dari jajaran pengurus LPM Kalurahan se-Kapanewon Banguntapan diharapkan dapat membawa perubahan positif sekembalinya ke wilayah masing-masing. Dengan pemahaman regulasi yang lebih baik dan peningkatan kapasitas SDM, LPM Kalurahan siap menjadi motor penggerak pembangunan desa yang mandiri dan berkemajuan.
Kegiatan berjalan dengan lancar dan interaktif, ditutup dengan sesi tanya jawab antara peserta, narasumber, dan Pemerintah Kapanewon Banguntapan.
